Students Writing

Masih ada Samurai di Jepang ?



Jika Anda berpikir bahwa masih ada Samurai di Jepang, itu salah. Saya terkejut karena tidak sedikit orang asing masih memiliki kesalahpahaman yaitu masih ada samurai di Jepang. Pada saat ini, tidak ada samurai di Jepang, tetapi budaya mereka masih disampaikan turun temurun kepada setiap generasi di masyarakat Jepang.

Samurai adalah kaum militer tradisional di Jepang dan berkiprah tidak hanya di medan perang tetapi juga di panggung politik sejak abad ke-12 sampai pertengahan abad ke-19 di Jepang. Awalnya, tugas mereka adalah menjaga para bangsawan termasuk anggota keluarga Kaisar Jepang. Akan tetapi, pada waktu yang sama dengan maraknya kemerosotan dan kecurangan di dunia politik yang dijalankan oleh para bangsawan, para pemimpin samurai memasuki dunia politik dengan tenaga militer. Pada akhir abad ke-12 seorang Shogun (panglima tertinggi di sistem kaum samurai) dinobatkan oleh Kaisar sebagai penguasa dan sejak saat itu, zaman samurai berlangsung sampai pertengahan abad ke-19. Selama ini, perjuangan di antara kaum samurai berlanjut kecuali zaman Edo, yaitu sejak tahun 1602 sampai 1868.

Selama zaman Edo, pada dasarnya Jepang menutup pintu masuk bagi negara asing kecuali Tiongkok, Korea, dan Belanda. Pada abad ke-19, negara barat yang lain menuntut Jepang untuk membuka pintu masuk dengan latar belakang militer, dan Shogun mengambil keputusan untuk membuka negara bagi negara barat. Selanjutnya, kekuasaan politik yang dimiliki oleh Shogun dikembalikan kepada Kaisar Jepang. Di bawah Kaisar, Jepang membuat sistem politik serupa dengan negara-negara Eropa dan memasukkan budaya dan teknologi dari Eropa ke masyarakat Jepang. Pada tahun 1876, semua samurai dituntut untuk membuang pedang mereka oleh pemerintah dan status sosial sebagai samurai juga dilarang dengan kata lain, zaman samurai berakhir.

Sebagaimana yang sudah saya jelaskan, samurai yang membawa senjata tajam tidak terlihat di Jepang. Namun, Anda bisa mengunjungi benteng-benteng yang didirikan oleh samurai di seluruh Jepang. Benteng samurai merupakan kediaman pemimpin samurai yang sekaligus merangkap sebagai pusat komando jika perjuangan terjadi. Salah satu benteng samurai, Benteng Himeji yang ada di Jepang barat sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Di beberapa benteng samurai yang sudah diperbaiki dan dibuat menjadi museum itu, Anda bisa memperdalam pengetahuan mengenai kehidupan para samurai.

Selain benteng, kita bisa melihat budaya samurai di sejumlah olahraga seni bela diri antara lain, judo, kendo (anggar Jepang), dan kyudo (panahan Jepang). Olahraga tersebut berakar pada pelatihan para samurai, dan sudah disebarkan di luar negeri, terutama judo sudah menjadi salah satu cabang olahraga di Olimpiade. Sala satu kekhasan yang sama pada olahraga-olahraga tersebut adalah “mulai dengan membungkuk dan selesai dengan membungkuk”. Membungkuk itu dilakukan untuk memperlihatkan penghormatan kepada musuh dan merupakan salah satu contoh budaya samurai. Para samurai menghormati musuh meskipun berjuang satu sama lain di medan perang. Kadang-kadang membungkuk diperkenalkan sebagai salah satu sifat orang Jepang yang rajin.

Di samping itu, dikatakan bahwa disiplin dan sifat orang Jepang yang rajin sering disanjung oleh negara lain itu berakar pada Bushido, yaitu kode atau jiwa samurai. Sebagai contoh, salah satu unsur untuk perkembangan ekonomi jepang secara drastis sesudah perang dunia ke-2 adalah kerajinan dan kesetiaan terhadap pekerjaan. Sama dengan para samurai mengorbankan diri demi Shogun dalam perjuangan pada masa lalu, para pegawai kantor masa kini bersungguh-sungguh demi perusahaan atau negerinya. Di dalam budaya samurai, ada berbagai etika yang dapat terus diterima di dunia bisnis dan kehidupan sehari-hari. Hari ini samurai berkiprah di panggung bisnis, olahraga dan lain-lain bukan hanya di medan perang.

Ditulis oleh : Kota Nakagome dari Jepang belajar bahasa Indonesia di Wisma Bahasa



Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *